Posts Tagged ‘graffity’

Graffiti Sebagai Pesan Politik

Posted: Mei 11, 2010 in graffiti
Tag:

Awas anjing galak! Ternyata merupakan bagian dari graffiti kuno. Hah? Dan kalau Belia suka narsis trus nyambung ke corat-coret tembok, akarnya bisa ditemui di sebuah sekolah gladiator. Bayangkan seorang gladiator perkasa, Celadus Crescens, saking narsisnya bikin graffiti dengan tulisan Suspirium puellarum Celadus Thraex yang kalau diartikan kira-kira “Celadus sang penghancur membuat gadis-gadis menarik nafas”. Ciee.. Masih banyak lagi istilah modern yang ternyata berawal dari graffiti klasik, seperti Mansveta tene “handle with care.

Graffiti diambil dari bahasa Italia, graffiato yang merupakan bentuk lampau dari graffiare, membuat goresan. Lalu dirunut ke akar kata Latinnya yaitu graphein, berarti menulis. Sejarahnya, penggunaan kata graffiti digunakan untuk menjelaskan arti coretan, gambar yang ditemukan di tembok atau reruntuhan bangunan kuno kota Roma. Artinya lalu berevolusi dengan mencakup berbagai coretan di berbagai permukaan tempat umum atau pribadi, tanpa izin, yang bisa dikategorikan sebagai vandalisme.

Penghinaan, pesan politik, hingga pernyataan cinta bisa ditemukan di reruntuhan pasca bencana gunung berapi Vesuvius, di kota Pompeii-Italia. Kehidupan jalanan yang sering kita jumpai di tembok kota modern. Graffiti dengan gaya modern pertama ditemukan di kota Yunani kuno, Efesus, kini dikenal dengan Turki. Graffiti ini bergambar telapak tangan, telapak kaki, uang, dan sebuah gambar hati. Hmm.. Apakah lagi-lagi berbau romantis? Beberapa ahli menggambarkan ini justru memiliki arti promosi prostitusional. Kok, bisa ya? Uniknya lagi, kebiasaan orang Romawi ketika melihat graffiti adalah gatel untuk menambah-nambah tulisannya. Apalagi kalau ternyata dia kenal dengan sang pembuat tulisan, atau setuju dengan yang tertulis di sana.

Bukan hanya orang Romawi dan Yunani aja yang punya sejarah graffiti. Situs kuno suku Maya di Guatemala, juga memiliki contoh kuno graffiti. Bangsa Viking juga menorehkan coretan mereka di Roma dan Irlandia, bangsa Varangians iseng menulis di Hagia Sophia, Konstantinopel. Bangsa Irlandia kuno membuat coretan di batu, bentuk alfabet kuno bernama Ogham. Beberapa contoh terakhir mungkin enggak bisa kita sebut sebagai graffiti, dalam pengertian modern, tapi para ahli sejarah mengkategorikannya demikian.

Masa penjajahan dan kolonialisme secara tidak langsung mempercepat serta memperluas perkembangan graffiti. Tahun 1790, ketika Napoleon mencoba menaklukan Mesir, para prajuritnya membuat coretan di situs bersejarah bangsa penyembah Ra ini. Lalu kebiasaan meninggalkan tanda seperti, “Joni was here”, yang kita temukan di berbagai tempat wisata, WC umum atau bahkan di puncak gunung. Itu berawal dari kebiasaan para tentara di Perang Dunia II. Termasuk salah satu bentuk graffiti paling populer ketika itu adalah Mr. Chad, gambar muka dengan sepasang mata serta hidung yang menggantung, beserta tulisan “What No”.

Era meninggalkan tanda ini masih belum masuk ke dunia gang, hingga akhir abad 20, walaupun masih ilegal tentunya. Seniman graffiti illegal pertama yang kasusnya dibukukan adalah Cornbread, dari Philadelphia. Cornbread sudah mulai menggunakan media cat semprot untuk menghasilkan karyanya. Perkembangan gangster, di daerah ghetto di Amerika menyulut perkembangan graffiti yang lebih modern dengan media cat semprot serta tagging yang unik dari para senimannya. Graffiti di gang, sering digunakan untuk menyampaikan pesan politik kepada lawan, atau untuk mengenang pahlawan mereka. Ketika Notorious B.I.G dan Tupac Shakur meninggal dan menyisakan perang panjang antara East Coast dan West Coast, nama mereka diabadikan di berbagai tembok dengan graffiti.

Iklan

Grafiti (apa itu grafiti)

Posted: Mei 11, 2010 in graffiti
Tag:

Grafiti (juga dieja graffity atau graffiti) adalah coretan-coretan pada dinding yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk, dan volume untuk menuliskan kata, simbol, atau kalimat tertentu. Alat yang digunakan pada masa kini biasanya cat semprot kaleng. Sebelum cat semprot tersedia, grafiti umumnya dibuat dengan sapuan cat menggunakan kuas atau kapur. Graffiti sendiri berasal dari bahasa Itali yaitu “graffito” dan akhirnya populer dengan sebutan graffiti. Tidak ada yang mengetahui secara jelas kapan seni yang satu ini mulai populer di dunia, yang jelas beberapa bukti menunjukan bahwa graffiti sudah ada pada masa pemerintahan kerajaan Roma. Graffiti pun mulai mengalami perubahan dari masa ke masa dan akhirnya sekarang lebih kita kenal dengan modern graffiti. Di beberapa negara grafitti menjadi sebuah hal yang melanggar hukum, di Indonesia sendiri belum jelas pasal-pasal mengenai hal yang satu ini. Jika para bomber tertangkap tangan, mereka hanya harus menghapus karya mereka tersebut. Graffiti sendiri bisa menjadi sarana para bomber untuk menyuarakan jiwa sosial mereka. Namun kini graffiti justru lebih condong sebagai salah satu bentuk kreativitas dalam hal seni.

SEJARAH
Grafiti di Pompeii. Grafiti ini mengandung tulisan rakyat yang menggunakan bahasa Latin Rakyat dan bukan bahasa Latin Klasik.

Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengkomunikasikan perburuan. Pada masa ini, grafitty digunakan sebagai sarana mistisme dan spiritual untuk membangkitkan semangat berburu.

Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan.

Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.

Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.

Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.

Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali karirnya dari kegiatan grafiti.

FUNGSI GRAFITI

* Bahasa rahasia kelompok tertentu.
* Sarana ekspresi ketidak puasan terhadap keadaan sosial.
* Sarana pemberontakan.
* Sarana ekspresi ketakutan terhadap kondisi politik dan sosial.

Pada perkembangannya, grafiti di sekitar tahun 70-an di Amerika dan Eropa akhirnya merambah ke wilayah urban sebagai jati diri kelompok yang menjamur di perkotaan. Karena citranya yang kurang bagus, grafiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota. Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, grafiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Graffiti Against The Law

Di Amerika lah graffiti pertama kali ditemukan, karena semakin banyaknya bomber-bomber yang membom-bardir sudut-sudut kota di Amerika, akhirnya pemerintah mulai menyediakan sebuah lahan untuk para bomber mengekplorasikan karya-karya mereka. Di Philadelphia misalnya. Pada tahun 1984, Philadephia Anti-Graffiti Network (PAGN) yang tadinya sangat menentang seni ini akhirnya meciptakan sebuah program yang diberi nama Mural Arts Program. Program ini menyediakan tempat yang sangat layak, namun jika para bomber tersebut membuat graffiti di luar wilayah tersebut, maka hukuman yang berat pun harus siap mereka terima.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap negara bagian sudah memiliki peraturan sendiri untuk meredam grafiti. San Diego, California, New York telah memiliki undang-undang yang menetapkan bahwa grafiti adalah kegiatan ilegal. Untuk mengidentifikasi pola pembuatannya, grafiti pun dibagi menjadi dua jenis.

GANG GRAFITI

Yaitu grafiti yang berfungsi sebagai identifikasi daerah kekuasaan lewat tulisan nama gang, gang gabungan, para anggota gang, atau tulisan tentang apa yang terjadi di dalam gang itu.

TAGGING GRAFITI
Yaitu jenis graffiti yang sering dipakai untuk ketenaran seseorang atau kelompok. Semakin banyak graffiti jenis ini bertebaran, maka makin terkenallah nama pembuatnya. Karena itu grafiti jenis ini memerlukan tagging atau tanda tangan dari pembuat atau bomber-nya. Semacam tanggung jawab karya.(lumy)

gambar gambar grafiti modern :

grafiti di dinding dinding (lumy)

grafiti 3d di lantai jalan/aspal (lumy)

MURAL (apa itu mural)

Posted: Mei 11, 2010 in graffiti
Tag:

Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.

Berbeda dengan grafiti yang lebih menekankan hanya pada isi tulisan dan kebanyakan dibuat dengan cat semprot maka mural tidak demikian, mural lebih bebas dan dapat menggunakan media cat tembok atau cat kayu bahkan cat atau pewarna apapun juga seperti kapur tulis atau alat lain yang dapat menghasilkan gambar.